Beautiful Park - 1
Matahari bersinar terang di pagi hari ini, kuberikan segaris senyumku sebagai rasa syukurku yang masih bisa merasakan hangat sinarnya. Aku berencana untuk pergi jalan jalan ke taman belakang rumahku. Taman rumahku ini dikhususkan untukku.
Orangtuaku memang perhatian sekali kepadaku dan tentunya mereka juga menyayangiku. Bagaimana tidak, taman seluas ini dan ditumbuhi banyak bunga yang indah serta beraneka ragam dan warna itu semua dipersembahkan untukku. Bahagianya diriku bukan.
Aku mulai bersiap siap, aku di bantu oleh bi Minah menyiapkan segala keperluanku untuk berjalan jalan. Memang agak berlebihan persiapannya, tapi itu semua sudah kurencanakan. Aku berencana untuk menghabiskan seharian di tamanku itu. Jadi, aku membawa banyak makanan dan minuman serta kebutuhan lain. Aku memakai baju terusan tanpa lengan berwarna biru, serta topi yang menutupi sebagian wajahku. Rambut panjang hitamku, aku biarkan tergerai.
Akhirnya semua persiapanku sudah selesai, aku bergegas pergi ke tamanku itu. Bahagia rasanya bisa bebas tanpa harus diawasi oleh kedua orangtuaku. Aku melakukan apapun yang ingin kulakukan, seperti melompat lompat, berteriak tidak jelas serta bersenandung sepanjang perjalanan. Angin di taman ini menghembus rambutku, segar sekali rasanya.
Srekk...
Aku menengok ke arah samping kananku, hmm.. Tidak apa apa.
Lalu aku melanjutkan perjalananku hingga akhirnya sampai. Ini dia area taman yang menjadi favoritku dengan pemandangan alam yang luar biasa indah. Dari sini aku bisa melihat laut di pagi hari ini sambil mendengarkan kicauan burung sangat menentramkan hatiku. Aku menggelar kain di atas rerumputan dan memposisikan segala yang kubawa.
"Aaaaa...." aku berteriak. Sungguh menyenangkan sekali.
Srekk..
Lagi lagi aku mendengarkan suara itu, ketika aku menengok ke arah tersebut tetap saja tidak ada apa apa.
"Huh..." aku mengeluh, suara semak semak itu sangat mengganggu.
Srekk..
Aku langsung menengok ke arah belakang lagi, tapi tidak ada apa apa. Aku mulai berdiri dan berjalan mendekati ke arah suara tersebut.
Aku semakin dekat, dan...
Seseorang tiba tiba saja muncul dari balik semak semak tersebut. Aku terlonjak kaget, aku memegangi dadaku saking terkejutnya.
"Ya ampun..." pekikku kaget.
".. Hehe, hai maaf membuatmu terkejut." ucap orang itu sambil tersenyum
0 Response to "Beautiful Park - 1"
Posting Komentar